5 Alasan Ini Buktikan Friends with Benefits Justru Gak Menguntungkan

Bagi beberapa orang, menjalani sebuah hubungan pertemanan dengan lawan jenis dapat memberikan kenyamanan tersendiri. Anda dapat bercerita mengenai apapun dengan lawan jenis dan mendapatkan pola pikir atau sudut pandang yang baru dalam menjalani hidup dan juga mendapatkan sudut pandang dalam menghadapi masalah yang terjadi.

Selain itu, bagi beberapa orang juga menganggap menjalin suatu hubungan pertemanan dengan lawan jenis lebih nyaman dan sederhana ketimbang melakukan hubungan pertemanan dengan sesama jenis. Hal tersebutlah yang memicu beberapa orang untuk menjalin sebuah hubungan pertemanan yang baik dengan lawan jenis.

Dan tidak sedikit pula orang yang mempunyai hubungan pertemanan yang sangat dekat selayaknya sahabat. Akan tetapi, kenyamanan sebuah hubungan pertemanan dengan lawan jenis tidak jarang memberikan sebuah sensasi pengalaman di luar batas normal atau lebih dari seawajarnya.

Di zaman sekarang ini, muncul sebuah peristiwa yang terjadi di masyarakat kota besar yang juga sering disebut dengan FWB atau Friend With Benefits. Apa itu FWB? FWB merupakan sebuah hubungan pertemanan dengan lawan jenis yang dapat berorientasi dan berujung pada aktivitas seksual. Peristiwa fwb yang terjadi di masyarakat itu memang banyak ditemui di luar negeri yang mempunyai pergaulan yang sangat bebas dan sudah mulai masuk ke indonesia akhir akhir ini.

Walaupun FWB menganut sebuah unsur pergaulan bebas, akan tetapi Friend with benefit mempunyai beberapa aturan yang harus dijalani untuk menjaga agar sebuah hubungan friend with benefits tetap berjalan semestinya dan dapat memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak yang sedang menjalani sebuah hubungan friend with benefits tersebut.

Dengan kata lain, sebuah hubungan friend with benefit yang terjadi antara seorang pria dan seorang wanita ini hanya ingin mendapatkan sebuah keuntungan dan kesenangan tanpa adanya sebuah ikatan. Hubungan yang didasarkan pada sebuah orientasi dan aktivitas seksual ini pun seringkali menghadirkan ikatan emosional dan sebuah perasaan.

Adapun beberapa peraturan yang harus dijalani oleh kedua belah pihak dalam menjalani sebuah hubungan friend with benefits.

·         Menjaga Perasaan dan Emosional

Untuk peraturan pertama yang harus dijalani oleh kedua belah pihak yang sedang menjalani sebuah hubungan friend with benefits adalah perlunya menjaga emosi. Hal tersebut menjadi sebuah peraturan penting lantaran hubungan yang tengah dijalani hanya hubungan sebatas teman dengan sebuah aktivitas seksual untuk kesenangan semata tanpa adanya sebuah perasaan yang berarti.

·         Berkata Sejujurnya

Untuk peraturan selanjutnya yang harus dijalani oleh kedua belah pihak yang sedang menjalani sebuah hubungan friend with benefit adalah berkata sejujurnya. Kedua belah pihak harus berkata sejujurnya agar menghindari ebuah perasaan kebingungan dan perasaan yang sulit.

Dengan menyamakan sebuah tujuan bahwa sebuah hubungan friend with benefit hanya bertujuan untuk mendapatkan kesenangan dari aktivitas seksual saja dan tidak ada rencana jangka panjang untuk dalam menjalani sebuah hubungan friend with benefit tersebut

·         Tidak Memiliki Rencana Jangka Panjang

Untuk peraturan selanjutnya yang harus dijalani oleh kedua belah pihak yang sedang menjalani sebuah hubungan friend with benefit adalah tidak memiliki rencana jangka panjang. Sama seperti peraturan sebelumnya, kedua belah pihak yang sedang menjalani sebuah hubungan friend with benefit harus menyadari bahwa hubungan yang sedang mereka jalin hanyalah untuk sementara dan tidak memiliki rencana untuk masa depan. Karena orang yang sedang menjalani hubungan friend with benefits hanya untuk mendapatkan kesanangan melalui aktivitas seksual saja dan tidak lebih dari itu.

By roket