Sumber : www.bundapedia.com

Sadar atau tidak, sejauh ini kita banyak memakai plastik sekali saja pakai dalam kegiatan setiap hari, terhitung kegiatan sang Kecil supaya ringkas dan gampang. Walau sebenarnya, pemakaian plastik sekali saja pakai berpengaruh pada permasalahan lingkungan di penjuru dunia. Yok, mulai bergerak mengganti pola hidup kita dengan kurangi pemakaian plastik sekali saja pakai hingga kita dapat ikut kurangi sampah plastik dalam usaha menyukai dan jaga planet kita. Berikut cara-cara gampang yang bisa Ibu dan sang Kecil kerjakan untuk kurangi sampah plastik dalam kegiatan setiap hari sang Kecil.

 

  1. Menggunakan sedotan yang dapat dipakai ulang

 

Sekarang ini telah banyak dipasarkan sedotan yang dapat digunakan ulangi. Berbahan juga ada banyak jenis yang bisa diputuskan sama sesuai keperluan keluarga Ibu, seperti stainless steel, kaca, dan bambu. Untuk sang Kecil seharusnya Ibu pilih sedotan stainless steel atau bambu saja dan jauhi sedotan kaca yang gampang pecah. Lakukan sang Kecil untuk bawa sedotannya sendiri dalam tempat yang gampang diletakkan.

 

  1. Membawa botol air minum (tumbler) sendiri

 

Dengan bawa botol air sendiri, sang Kecil bisa secara mudah isi botol sama air putih dan minuman yang lain dan dapat kurangi beli minuman dalam paket sebagai usaha konservasi lingkungan.

 

  1. Membawa sendok dan garpu sendiri

 

Begitu juga dengan bawa sendok dan garpu sendiri saat melancong.. Supaya lebih ringkas, gabungkan penyimpanan sendok, garpu dan sedotan untuk dibawa sang Kecil. Selainnya memberikan kesayangan kita pada bumi, usaha ini menjadi satu diantara langkah mengatur kebersihan alat makan, karena Ibu sendiri yang mempersiapkan dan mencucinya, hingga lebih terjaga kebersihannya.

 

  1. Menggunakan wadah dan bungkus re-usable

 

Daripada bawa makanan dalam paket plastic atau membuntel makanan dengan plastik, sebagai tukarnya Ibu bisa memakai kotak makan, memakai kantung kertas sebagai tempat simpan, atau membuntel makanan dengan kain berlapis lilin lebah yang sekarang banyak dipasarkan di pasar hingga kita ikut.

 

  1. Menggunakan tas atau kantung kain untuk membawa perlengkapan anak

 

Jika si Kecil perlu bawa sepatu olahraga, buku, atau peralatan yang lain Yok Ibu, mulai berpindah dengan memakai tas kain atau totebag dengan mode berbentuk tas serut atau tas jinjing kain. Selainnya semakin aman untuk lingkungan, Ibu juga dapat membuat tas bikinan sendiri bernama sang Kecil sebagai wujud kasih-sayang. Menarik, kan?

 

Lagi-lagi, seharusnya rutinitas ini diawali semenjak umur dini dan dilaksanakan secara stabil ya, Bu. Apabila sudah terlatih, beberapa hal di atas tidak berasa menyusahkan dan Ibu dan sang Kecil sudah berperan jaga kelestarian bumi ialah tanggung jawab.

By andut