Tanaman tomat terbilang rentan terhadap serangan hama dan penyakit. Tanaman yang satu ini juga memiliki tingkat resiko kerusakan yang tinggi pada masa panen. Oleh sebab itu, dalam rangkaian cara menanam tomat, perawatan dan pemeliharaan yang optimal sangat dibutuhkan.

Ada banyak hal yang harus diperhatikan saat melakukan perawatan dan pemeliharaan tomat agar berbuah banyak. Perawatan dan pemeliharaan tomat yang baik akan berguna agar tomat tidak cepat mati. Berikut ini adalah cara menanam tomat dengan perawatan yang baik dan benar.

  • Penyulaman

Perawatan dan pemeliharaan pertama yang bisa dilakukan adalah penyulaman. Kegiatan menyulam ini berguna sebagai penggantian tanaman yang sakit atau rebah karena cuaca sehingga tidak berhasil tumbuh.

Kamu bisa melakukan penyulaman seminggu sesudah penanaman tomat. Penyulaman dilakukan dengan cara mencabut tanaman yang layu atau mati. Oleh sebab itu, kamu harus menggantinya dengan bibit tomat sisa dari yang sudah disemai.

  • Penyiangan

Area sekitar tempat persemaian juga harus dijaga agar tidak diserang gulma. Gulma sangat merugikan karena merebut nutrisi tanaman tomat sehingga menghambat pertumbuhannya. Tak hanya itu, gulma juga memicu serangan hama dan penyakit.

Oleh sebab itu, kamu perlu menyiangi gulma di sekitarnya secara rutin agar terbasmi. Kamu perlu menyiangi gulma sebanyak 3 hingga 4 kali pada satu masa penanaman. Sedangkan untuk area yang tertutup mulsa tidak perlu dilakukan penyiangan sesering itu.

  • Pemangkasan

Kamu juga harus melakukan pemangkasan tunas yang berada di ketiak daun. Pemangkasan tunas muda ini dilakukan untuk mencegahnya tumbuh menjadi batang. Kamu bisa memangkasnya menggunakan tangan saja.

Jika tunas muda terlalu keras, kamu bisa menggunakan alat berupa gunting atau pisau. Kamu bisa memotong ujung tanaman untuk mengatur tinggi tanaman. Tanaman tomat yang bisa dipotong ujungnya jika buahnya sudah menggerombol sebanyak 5 hingga 7 buah.

Namun kamu perlu bahwa tidak diperbolehkan untuk memotong daun-daun tanaman tomat. Tak hanya itu, kamu juga wajib segera mencabut tanaman yang layu atau mati.

Tanah bekas tanaman yang layu atau mati harus segera dibuang agar tanaman tidak tertular. Pencabutan dan pemangkasan dilakukan agar pertumbuhan tanaman tidak terhambat sehingga bisa berkembang dengan optimal.

  • Pemupukan Tambahan

Kamu harus memberikan pupuk kompos selama periode penanaman agar tomat terasa lebih organik. Pupuk kompos harus diberikan sebanyak 1 genggam agar tanaman tidak kekurangan asupan nutrisi. Pemupukan juga bermanfaat untuk menambah tingkat kesuburan tanaman tomat.

Pupuk kandang tersebut biasanya diberikan setiap satu bulan sekali terhitung sejak 1 minggu setelah tomat ditanam. Jika tanaman tomat sudah mulai berbuah, maka kamu harus memberinya pupuk organik cair atau pupuk buah secara rutin setiap 1 minggu sekali.

  • Penyiraman dan Pengairan

Langkah perawatan dan pemeliharaan yang paling penting adalah penyiraman. Kamu perlu menyiram tanaman tersebut setiap hari yakni pada pagi dan sore hari. Penyiraman yang dilakukan secara rutin untuk mencegah tanaman kekurangan asupan air.

Namun penyiraman harus dilakukan dengan air yang secukupnya dan tidak berlebihan. Air yang terlalu membasahi akan mempercepat pembusukan akar tanaman.

  • Pemasangan Lenjeran

Tomat termasuk ke dalam tanaman yang tumbuh merambat. Oleh karena itu, kamu perlu memasang lenjeran yang terbuat dari kayu atau bambu untuk tempatnya merambat. Lenjeran atau ajir juga berfungsi untuk menopang tanaman tomat sehingga tidak mudah patah.

  • Pengendalian Hama dan Penyakit

Cara menanam tomat tak lepas dari pengendalian hama dan penyakit. Kamu bisa membasmi hama dan penyakit tanaman menggunakan semprotan pestisida. Jika serangan hama dan penyakit tidak terkendali, kamu perlu mengganti merek pestisida dengan bahan yang lebih mujarab.

Pemanenan Tomat

 

Tomat memasuki masa panen sesudah 60 hingga 90 hari terhitung sejak masa penanaman. Tomat siap panen warna kulitnya kekuning-kuningan, permukaan daunnya mengering, batang pohonnya kekuningan saat cuaca terang. Panen pun menjadi akhir dari rangkaian cara menanam tomat.

Cara menanam tomat terbilang mudah dengan mengikuti sejumlah tahap mulai dari persiapan bibit hingga pemanenan. Pada masa penanaman, tanaman ini juga harus dilakukan perawatan dan pemeliharaan agar tumbuh secara optimal.

Apakah kamu penasaran bagaimana cara melakukan budidaya tanaman tomat yang baik dan benar? Tak perlu bingung lagi, uraian di atas telah menjelaskan seluruh proses penanaman tomat agar dapat berbuah banyak.

Sumber Artikel : https://agrarindo.com/