Geram dengan Kelakuan Netizen Indonesia Soal Guyonan Upin & Ipin, Warga  Malaysia: Kami Membencinya! - Pikiran Rakyat Tasikmalaya

Upin dan Ipin merupakan animasi produksi Malaysia yang ditayangkan di berbagai negara, termasuk juga di Indonesia. Serial animasi ini sangat inspiratif dan digandrungi banyak orang. Selain anak-anak, orang dewasa juga banyak yang menyukai tontonan ini. Ada beberapa alasan yang membuat serial animasi ini disukai banyak orang dewasa. Salah satu alasannya adalah karena kisahnya yang unik dan tidak monoton.

Contohnya dalam satu episode Upin Ipin terbaru yang berjudul “Dayung Laju-Laju”. Di episode ini, Upin dan Ipin berimajinasi dengan menggunakan kapal kotak milik mereka buatan Kak Ros. Berikut sinopsis serial animasi Upin Ipin terbaru berjudul “Dayung Laju-Laju” :

  1. Bagian 1

Upin dan Ipin bersama teman – temannya yang lain Fizi, Jarjit, Mei Mei, Susanti, dan Mail sedang bermain di pondok. Ehsan pun datang sembari memberikan rantai kunci berbentuk kapal kepada teman-temannya itu. Fizi menyatakan kalau dia tidak mau naik kapal bersama Ehsan. Sebab kapal bisa tenggelam karena Ehsan sangat berat. Ehsan pun marah pada Fizi.

Jika nanti sudah tiba di rumah, Upin dan Ipin pun akan memberitahu Kak Ros bahwa mereka juga ingin naik kapal. Setelah itu, Opah menyuruh Kak Ros memberi kotak-kotak kepada paman Ah Tong.

Kemudian, kak Ros punya ide membuat kapal untuk Upin dan Ipin dari kotak-kotak tersebut. Lalu, Upin dan Ipin pun berimajinasi dengan menggunakan kapal kotak milik mereka. Upin dan Ipin pun mendayung kapal kotaknya dengan menggunakan penyapu. Banyak habuk terhasil yang membuat Kak Ros marah.

  1. Bagian 2

Upin dan Ipin pun dikejar Kak Ros di seluruh kawasan rumah. Kak Ros yang sedang mengejar Upin dan Ipin secara tidak sengaja merusakkan kapal milik adik kembarnya itu.

Di Sekolah, Upin dan Ipin pun menceritakan kapal mereka kepada teman-temannya. Kemudian, Upin dan Ipin mengajak teman-temannya untuk datang ke rumah petang nanti.

Pada waktu petang tersebut, Mail, Jarjit, Fizi, dan Ehsan pun datang ke rumah si kembar untuk melihat kapal milik Upin dan Ipin. Lalu, Jarjit pun naik kapal bersama Ipin dan mendayung laju-laju dengan menggunakan penyapu. Maka, dihasilkan banyak habuk. Setelah itu, Mail pun berencana untuk meletakkan kapal milik Upin dan Ipin kedalam parit.

Saat diletakkan dalam parit, kapal Upin dan Upin akan terapung. Jika Ipin hendak naik kapal dalam parit, paman Ah Tong ternampak. Karena itu, paman Ah Tong pun menegur mereka. Setelah paman Ah Tong beredar, Jarjit pun memberitahu teman-temannya bahwa kapal Upin dan Ipin telah tenggelam.

  1. Bagian 3

Upin dan Ipin pun sangat sedih sembari termenung di parit. Lalu, Atok mengajak untuk datang ke rumahnya esok pagi. Di keesokan harinya, Upin dan Ipin pun datang ke rumah Atok Dalang. Kemudian Upin dan Ipin diajak Atok untuk naik sampan. Namun sebelum menaiki sampan, Atok memberi jaket keselamatan kepada Upin dan Ipin. Mereka pun memakai jaket keselamatan, lalu Atok mulai mendayun sampannya. Saat mendayung sampan ada angin yang terlalu kuat yang menyebabkan kopiah Atok Dalang terbang, lalu kopiah tersebut hanyut.

Setelah naik sampan, Atok Dalang mengajak Upin dan Ipin untuk memancing ikan pada keesokan harinya. Namun, sampan Atok pun terhanyut dan Atok sangat sedih.

Di episode terbaru Upin Ipin dengan judul “Dayung Laju-Laju” ini untuk pertama kalinya Atok Dalang kehilangan kopiahnya.

 

By Drajad